Tenaga Baru tundukkan Flying Wheel demi mantapkan posisi keempat

Jakarta (ANTARA) – Tenaga Baru menundukkan Flying Wheel dengan skor 59-48 dalam laga lanjutan Seri III Srikandi Cup di GOR Sahabat, Semarang, Sabtu.

Kemenangan itu memantapkan posisi tim besutan Irma Amelya di posisi keempat klasemen dengan koleksi lima kali menang dan tujuh kekalahan (5-7), sedangkan Flying Wheel (2-10) tetap menjadi juru kunci, demikian catatan laman resmi Srikandi Cup.

Guard Anjelin Rosmika Simanjuntak jadi penampil terbaik sepanjang laga dengan mencetak 16 poin untuk menyokong kemenangan Tenaga Baru.

Sementara bintang utama mereka, Fanny Kalumata, yang lebih banyak diistirahatkan “hanya” membantu Tenaga Baru dengan lima poin dan delapan rebound.

Sebaliknya, Azizah Abas mencetak 15 poin untuk Flying Wheel dan Jumriah HL dibatasi raihan angkanya hanya sembilan poin saja. Vivit Dian Arini dan Ummil Asmi banyak membantu Flying Wheel di bawah keranjang, masing-masing mengamankan 13 rebound dan 10 rebound.

Baca juga: Sahabat menang nyaman atas Tenaga Baru disokong dominasi “paint area”

Flying Wheel sempat memulai laga dengan baik dan mengungguli Tenaga Baru 11-6 ketika menutup kuarter pertama.

Namun, keadaan itu berhasil diatasi Tenaga Baru dengan menurunkan Fanny dan Matsuda Yuka demi memperkuat persaingan di paint area. Strategi itu terbukti ampuh untuk menahan laju Flying Wheel hanya mencetak enam poin di kuarter kedua.

Di waktu bersamaan Tenaga Baru mengantongi 16 poin untuk berbalik unggul 24-17 di pengujung paruh pertama pertandingan.

Sejak itu Tenaga Baru tak terbendung bahkan mereka meraup 27 poin tambahan di kuarter ketiga demi menegaskan keunggulan 51-29 atas Flying Wheel.

Jarak keunggulan yang begitu nyaman membuat Tenaga Baru semakin berani melakukan rotasi di kuarter pamungkas. Meski hanya memperoleh delapan poin tambahan di kuarter keempat, hal itu sudah cukup untuk memastikan kemenangan 59-48 atas Flying Wheel.

Baca juga: Tanago bekap GMC 58-47

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019