Stamina jadi tantangan utama GMC

Jakarta (ANTARA News) – Asisten pelatih sekaligus pemilik GMC Cirebon, Wahyu Gunarto, mengakui aspek stamina masih menjadi tantangan utama yang dihadapi timnya dalam mengarungi Srikandi Cup 2018-2019.

Pasalnya, stamina menjadi salah satu aspek terpenting dalam menerapkan pola permainan arahan pelatih Han Tae-hi yang menginginkan serangan cepat sepanjang laga.

“Saya sudah bilang ke Coach Han soal ini, bahwa harus dijaga ritmenya karena stamina pemain kami belum siap,” kata Wahyu ditemui seusai kemenangan 74-72 kontra Tenaga Baru Pontianak dalam laga Seri II Srikandi Cup di GOR Grogol, Jakarta, Rabu.

“Tapi pada dasarnya dia memang sangat idealis. Sangat bergaya Korea, main cepat dan stamina memang tumpuannya,” ujarnya menambahkan.

Kendala itu terasa benar dalam dua laga pertama GMC di Seri II. Di laga pertama GMC pada Selasa (12/2), mereka cukup memegang keunggulan hingga awal kuarter ketiga namun kemudian tersusul dan harus menyerah 57-72 ketika Christie Rumambie terkena foul out.

Kemudian, gejala ganjil GMC kembali terjadi di kuarter ketiga dan keempat kontra Tenaga Baru. Sempat unggul jauh 40-32 di pengujung kuarter kedua dan 66-61 di sisa semenit akhir kuarter pamungkas, GMC malah terkejar dan harus melakoni babak overtime.

Beruntung GMC tetap bisa memenangi pertandingan dengan skor 74-72 di babak overtime.

Selain stamina, minimnya waktu berkumpul para pemain GMC mengadakan latihan penuh turut mengganggu kepaduan tim menatap musim ini.

“Menurut saya sih kendalanya pemain kita memang susah kumpul. Ada yang bekerja, ada yang kuliah di Surabaya,” kata Wahyu.

“Kami menyiasatinya dengan latihan penuh Jumat-Minggu, tapi itu pun kerap berbentrokan dengan hari-hari libur keagamaan,” ujarnya menambahkan.

Pun demikian, Wahyu memuji penampilan timnya kala menghadapi Tenaga Baru terutama dalam hal pertahanan yang dinilainya lebih fokus ketimbang saat meladeni Flying Wheel.

“Kemarin kami terlena, rebound dan defense jelek sekali, hampir semua turnover lawan jadi poin. Hari ini kami memilih fokus di defense dulu dan hasilnya lebih positif,” pungkas Wahyu.

GMC masih menyisakan dua pertandingan di Seri II, yakni menghadapi Scorpio Jakarta pada Kamis (14/2) dan Sahabat Semarang pada Sabtu (16/2).

Baca juga: GMC harus lewati “overtime” untuk atasi Tenaga Baru 74-72

***3***

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019