NSH kokoh di puncak klasemen Divisi Merah

Jakarta (ANTARA News) – Klub NSH Jakarta kokoh di puncak klasemen Divisi Merah Liga Bola Basket (IBL) Pertamax 2018-2019 usai menaklukkan Bogor Siliwangi dengan skor 82-63 di seri keenam yang berlangsung di GOR Pacific, Surabaya, Minggu.

NSH Jakarta untuk sementara memimpin klasemen Divisi Merah IBL Pertamax 2018-2019 dengan 23 poin hasil sembilan kemenangan dari 12 pertandingan.

Dikutip dari keterangan resmi IBL di Jakarta, Minggu, pelatih NSH Wahyu Widayat Jati menyebut banyak yang perlu diperbaiki dari performa skuatnya dalam laga itu meski mengaku tidak terkejut dengan kemenangan timnya.

“Para pemain lokal harus dimarahi terlebih dahulu agar kembali bermain bagus,” ujar Wahyu.

Pelatih yang akrab disapa Cacing itu tidak terlalu senang melihat momen keunggulan 24 angka dari lawan, yang dalam laga itu bermain tanpa seorang pemain impornya Martavious Irving karena menderita peradangan lutut, dapat diperkecil hingga 12 poin. 

Hal itu terjadi saat Wahyu mengistirahatkan dua pemain asingnya Deshaun Wiggins dan Anthony Simpson setelah menganggap timnya memimpin cukup jauh.

“Anak-anak kurang pintar mengendalikan laga. Semua ingin bermain sendiri,” tutur dia.

Sementara pelatih Bogor Siliwangi Mario Watulingas mengaku salah satu faktor kekalahan timnya adalah mereka terlalu banyak membuat kesalahan (turn overs).

Sepanjang laga, Bogor Siliwangi melakukan 21 kali kesalahan, jauh lebih banyak dibandingkan NSH yang hanya mencatatkan 10 turn overs.  

“NSH bisa membuat 27 poin dari 21 turn overs kami,” tutur Mario.

Anthony Simpsons menjadi pemain terbaik NSH dalam pertandingan versus Bogor Siliwangi dengan membuat “double-double” yaitu 20 poin, 11 rebound dan empat assist.

Sementara di kubu Bogor Siliwangi, Michael Vigilance Jr. menggoreskan perolehan poin terbanyak, juga dengan double-double, 15 poin dan 14 rebound. 

Baca juga: IBL tunda dua laga hari pertama seri keenam
Baca juga: IBL evaluasi lapangan usai Wayne Bradford cedera parah

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019