Bungkam NSH 72-48, Satria Muda hadapi Stapac di final

Jakarta (ANTARA) – Satria Muda Pertamina melaju ke babak final liga bola basket Indonesia IBL usai melibas NSH Jakarta di gim ketiga 72-48 di GOR Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Minggu.

Dengan kemenangan itu, Satria Muda berhak melaju ke final usai mengantongi skor 2-1 di babak semi-final dengan format best of three tersebut dan akan bertemu dengan tim Stapac, yang menang dua gim langsung melawan Pacific Caesar di babak semi-final lainnya.

NSH kali ini harus berjuang tanpa Deshaun Wiggins yang mengalami cedera bahu di gim kedua. Praktis hanya Anthony Simpson, satu-satunya pemain asing mereka yang diandalkan untuk meraup poin.

Tanpa Wiggins tim asuhan pelatih Wahyu Widayat Jati itu pun kurang greget di permainan one on one. Pelatih yang akrab disapa Cacing itu mengandalkan Dicky Riansyah sebagai motor serangan.

Namun demikian, Satria Muda yang tak diperkuat Jamarr Andre Johnson yang cedera di gim pertama mendominasi gim ketiga itu sejak kuarter awal.

Berangkat dengan keunggulan 10 poin di kuarter pertama, SM memperlebar keunggulan raihan poinnya dan menutup paruh pertama dengan skor 40-23.

Di kuarter ketiga, Kapten Arki Dikania Wisnu dkk konsisten mempertahankan permainan mereka dan menjaga jarak keunggulan poin 56-37.

SM semakin tak terbendung di kuarter terakhir usai meraup tambahan 16 poin dan menutup gim ketiga dengan skor 72-48.

Arki menjadi penyumbang poin terbanyak bagi SM dengan 15 poin dan 4 rebound, diikuti oleh Dior Alexandros Lowhorn dengan 12 poin dan Hardianus juga dengan 12 poin.

Sementara Anthony Simpson membuat double double dan poin terbanyak bagi NSH dengan 11 poin dan 13 rebound diikuti Tri Hartanto meraup poin terbanyak bagi NSH dengan 8 poin.

Baca juga: Stapac melaju ke final usai singkirkan Pacific 81-75

Baca juga: Empat tim siap perebutkan tiket final IBL

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019