RS Polri Setop Pemeriksaan DNA Korban Lion Air 23 November

Jakarta – RS Polri akan menghentikan pemeriksaan DNA korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP pada akhir November 2018 ini. Hingga hari ini, korban yang sudah teridentifikasi sebanyak 101 orang.

“Tanggal 23 itu kan rencana seluruh diharapkan pemeriksaan DNA selesai, dan itu tentunya akan kita umumkan,” kata Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Lisda Cancer di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Lisda menyadari, ada korban yang tak berhasil diidentifikasi pada saat pemeriksaan DNA dihentikan. “Nah kalau melihat dari tadi pertanyaannya sampai saat baru 101, sementara penumpang ada 189? Nah, kemungkinan bisa saja pas tanggal 23 itu ada penumpang yang tidak termasuk dalam yang teridentifikasi,” ujar Lisda.

Kepala Laboratorium DNA RS Polri Kombes Putut Cahyo Widodo menuturkan, pihaknya sudah berhasil mencocokan sejumlah DNA. Menurutnya, 1-2 hari ini akan diumumkan kembali korban yang berhasil teridentifikasi.

“Belum, sebentar lagi kita akan mencocokkan hasil pemeriksaan DNA yang terakhir ini. Sudah diperiksa semua dan berhasil. Nah, nanti 2 hari atau 1 hari yang terakhir ini, akan tahu jumlahnya persis berapa penumpang yang teridentifikasi,” papar Putut.

Tim DVI Polri hari ini kembali berhasil mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion rute penerbangan JT-610. Hari ini ada satu jenazah yang teridentifikasi atas nama Fiona Ayu Zen S.

Hingga saat ini penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 101 orang. Dengan rincian, laki laki sebanyak 73 orang dan perempuan 28 orang.
(zak/hri)